BARCELONA, KOMPAS.com — Dunia sepak bola berduka atas meninggalnya mantan pelatih Barcelona, Tito Vilanova, pada Jumat (25/4/2014) waktu setempat. Meninggalnya Tito Villanova meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepakbola,Barcelona khususnya. Tito Vilanova, meninggal dunia, Sabtu (26/4/2014) dini hari waktu Indonesia. Vilanova berjuang melawan kanker getah bening lebih dari dua tahun lalu.
Sakit yang dideritanya membuat Vilanova harus mundur dari kursi kepelatihan Barcelona Juli lalu. Vilanova meninggalkan seorang istri, Montse Chaure, dan dua orang anak. Putranya, Adrian, saat ini tergabung dalam akademi Barcelona.
Saat meninggalkan kursi pelatih Barcelona pada 2013, Vilanova sempat menulis surat perpisahan untuk fans. Berikut penggalan isi suratnya:
Terima kasih Barca, terima kasih semuanya. Setelah menjadi bagian dari tim selama lima tahun nan fantastis, saatnya mendedikasikan semua kekuatan dan energi untuk proses lebih lanjut dari penyakit yang didiagnosa sejak pertengahan tahun lalu.
Perlakuan yang saya lalui sekarang menurut para dokter, saya tidak bisa mendedikasikan 100 persen dari prioritas saya untuk menangani klub seperti
Barcelona. Tapi, saya akan mencoba untuk mengikuti terus pekerjaan yang dilakukan klub yang saya cintai ini.
Tidaklah mudah meninggalkan kelompok orang yang istimewa. Pemain, kolega, dan teman-teman yang telah berbagi pengalaman tak terlupakan. Saya berterima kasih atas semua yang kalian berikan. Kualitas manusia dan sepak bola dari tim ini telah melalui hambatan dan saya percaya dengan kapasitasnya bisa melalui musim depan yang penuh tantangan.
Saya juga ingin mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Presiden, seluruh
dewan klub, dan direktur olahraga Andoni Zubizarreta atas semua kepercayaan yang diberikan. Sama pentingnya bagi saya adalah dukungan medis yang saya peroleh dari Dokter Ramon Canal dan timnya yang selalu di sisi saya. Saya tahu permainan ini dan saya tidak akan bermain sendiri.
Saya bagian dari sebuah klub yang penuh solidaritas yang akan menolong dalam proses panjang ini. Untuk anda semua, anggota dan fans klub, saya juga ingin mengucapkan terima kasih sepunuh hait atas dukungan yang diberikan, tidak hanya sekarang, tapi dalam beberapa bulan terakhir.
Sejumlah klub sepak bola, pemain, dan rekan-rekan menyampaikan dukacita mereka melalui Twitter dan media sosial lain.
Tito mengembuskan napas terakhir pada usia 45 tahun. Ia meninggal setelah menjalani perawatan, termasuk menjalani operasi darurat karena komplikasi akibat kanker, di Clinica Quiron, Barcelona.
Valencia: Kami ingin menyampaikan belasungkawa kepada rekan, keluarga, dan kerabat dari Tito Vilanova. Beristirahatlah dalam damai.
Celta Vigo: Celta Vigo berduka atas meninggalnya Tito Vilanova dan memberikan dukungan kepada keluarga dan rekannya. Beristirahatlah dalam damai.
Granada: Granada sedih mengetahui meninggalnya mantan pelatih Barcelona, Tito Vilanova. Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus untuk keluarganya.
Atletico Madrid: Belasungkawa kami untuk keluarga dan rekan-rekan dari Tito Vilanova. Terimalah simpati yang dalam dari keluarga Atletico. RIP.
Luis Suarez (Liverpool): Beristirahatlah dalam damai, Tito. Aku menyampaikan dukungan dan kekuatan untuk keluarga dan rekan-rekannya.
Juventus: Juventus ingin menyampaikan belasungkawa yang tulus untuk keluarga Vilanova dan Barcelona atas pemberitaan duka hari ini.
Iker Casillas (Real Madrid): Sebuah momen yang menyedihkan bagi sepak bola dunia. RIP Tito Vilanova, sebuah contoh bagi kekuatan dan keberanian bagi semua orang.
Manchester United: Manchester United berduka mendengar meninggalnya Tito Vilanova. Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus untuk keluarga dan rekan-rekan kami di Barcelona.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
budi antik