Total Pengunjung

Buat Sahabat Budi antik Di SMA

Sahabat qu engkau lah orang yg pantas ku bangga dan ku kagumi

dan engkau begitu bermakna bagi ku, mungkin canda,tawa,senang dan semua itu pernah kita lalui bersama, tanpa mu kawan di sisi ku, mungkin hari" kemaren hanyalah mimpi yg ga punya arti sedikit pun , sahabat qu mungkin dengan berjalan'a waktu kita semua akan berpisah dan menempuh kehidupan baruu, kehidupan yg penuh tantangan,rintangan dan coba'an, mungkin semua itu harus kita lalui dengan penuh semangat dan cita-cita yg kuat untuk di masa yg akan datang. Sahabat semoga kau sukses,semoga kau bahagia dan semoga kau menjadi orang yg ter baik untuk kita, untuk bangsa dan untuk ke dua orang tua kita. sahabat engkau satu hati satu jiwa satu visi satu cita-cita dan satu ke satuan, satu tersakiti maka semua akan menangis, derita ini buat kita semua yg ga ingin kehilangan sahabat mari bergenggam tangan demi hari yg baru hari yg lebih baik buat mu,buat ku buat kita semuaaaaaa,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, http://budiantik.blogspot.com/http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1917850844288363069#editor/target=post;postID=8442814166815736232

Bogor Reggae Community, Society , Friendship & Together

CIRI rambut gimbal, kaos oblong lusuh, celana jins belel, sepatu kets butut yang menjadi stereotip rastaman selama ini tampaknya tidak menjadi patokan lagi. Yang penting bisa menangkap soulnya reggae, tidak masalah kalau tidak gimbal. Mereka tetap asyik menikmati musik dari jamaica yang masuk ke Indonesia sejak 1970-an ini.
Terbentuk pada 24 November 2004, komunitas Reggae Bogor hadir dan menjadi warna tersendiri di belantika komunitas remaja di kota hujan. Bogor Reggae Community, lahir untuk memberikan wadah kepada kawan-kawan yang mempunyai band reggae dan yang menyukai musik reggae.
Meski sempat vakum selama dua tahun, komunitas ini telah memiliki 120 anggota. Bahkan, di dunia maya, jumlah pengikut komunitas ini mencapai 1.200 kawan di jejaring sosial, Facebook. “Karena dengan adanya komunitas reggae ini kita bisa terus menjalin tali silaturahmi,” ujar Qdoy R. Kumbara, salah satu dedengkot Bogor Reggae Community.
Diakuinya, komunitas Reggae yang digawanginya tersebut terus berusaha eksis ditengah banyaknya komuintas-komunitas lain yang terus bermunculan setiap saatnya. Banyak event yang digelar untuk membangkitkan semangat kawan-kawan reggae dapat dilihat dari antusiasnya rastaman bergoyang dan berdendang mengikuti alunan lagu yang dibawakan group band reggae papan atas.
Tidak peduli kasta, ras, golongan maupun jenis kelamin. Semua menikmati suasana damai, segala perbedaan tidak lagi berarti, luruh dalam kesatuan harmonisasi. Hanya satu yang membuat mereka lebur, yaitu ’rasa’. Rasa yang mengendap dalam jiwa masing-masing individu. Rasa untuk menikmati alunan irama musik reggae tanpa beban. (aim)***http://informasi-bogor.com/bogor-reggae-community-society-friendship-together/

35 Band Siap Gempur 3 Panggung Soundrenaline 2012 BSD City 3 Nov

http://rollingstone.co.id/read/2012/10/19/143259/2067190/1093/35-band-siap-gempur-3-panggung-soundrenaline-2012
Jakarta - Sebanyak 35 band siap tampil di ajang festival musik Soundrenaline 2012 yang akan berlangsung di Serpong, Tangerang, tepatnya di Sunburst Extension BSD City yang berlokasi di seberang Giant BSD pada 3 November mendatang.

Acara yang didukung oleh A Mild ini sebelumnya menggelar Road To Soundrenaline 2012 yang berlangsung meriah dengan kehadiran ribuan penonton di 4 kota besar Indonesia yaitu Palembang (15 September), Surabaya (29 September), Makassar (13 Oktober). Menyusul Medan pada 27 Oktober 2012.

Khusus untuk festival Soundrenaline 2012 di wilayah Jakarta dan sekitarnya ini nanti akan disiapkan tiga panggung utama. Mereka yang akan tampil adalah nama-nama besar di musik Indonesia, seperti: Iwan Fals, Jamrud, Ungu, Pas Band, Andra and the Backbone, J-Rocks, Naif, /rif, Kotak, The Changcuters, Pewee Gaskins, Shaggydog, Koil, Supernova, TLB, BIP, Sheila On 7, Superman Is Dead, Deadsquad, Seringai, Netral, The S.I.G.I.T, Burgerkill, Endank Soekamti, Gugun Blues Shelter, Komunal, The Painkillers, ((Auman)), FSTVLST, Sigmun, Hightime Rebellion, Stars And Rabbit, Marcell Thee serta nama terakhir yang masuk adalah GIGI.

Dengan mengusung tema Rhythm Revival festival Soundrenaline 2012 akan digelar tiga panggung utama A Stage, GO AHEAD Stage dan Community Stage. Di panggung Soundrenaline nanti band yang tampil ditantang untuk memberikan aksi panggung terbaik dengan konsep penampilan sesuai tema yang menggabungkan teknologi multimedia, screen, lighting.

Juri yang terdiri dari pakar musik, musisi dan jurnalis musik akan memilih satu penampil terbaik yang berhak mendapatkan penghargaan berupa produksi video klip atau menjadi band terpilih yang akan konser roadshow bersama pemenang Wanted 2012.

Soundrenaline 2012 adalah penyelenggaraan yang ke-10 sejak pertama kali diadakan di tahun 2002.

Menurut Livia Yosetya, Brand Manager A Mild PT HM Sampoerna Tbk dalam siaran pers yang diterima Rolling Stone mengatakan, ”Soundrenaline konsisten menjadi simbol festival musik yang mengapresiasi musisi nasional. Dengan bangga kami menyelenggarakan Soundrenaline 2012 di Jakarta sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung bangkitnya industri musik berkualitas Indonesia. Kami mengajak pecinta musik untuk menghayati tema 'Rhythym Revival' tahun ini dan betul-betul menikmati festival musik berkualitas yang sesungguhnya!”

Sementara Novrial Rustam, Managing Director Kilau Indonesia yang menjadi promotor ajang Road to Soundrenaline di 4 kota dan Soundrenaline di Jakarta mengatakan, "Soundrenaline 2012 dipersiapkan untuk memanjakan penikmat musik Indonesia yang mengerti pentingnya kenyamanan dalam menonton acara musik. Segala aspek pendukung acara Soundrenaline 2012 dipastikan maksimal. Saya yakin para musisi papan atas Indonesia akan tampil didukung dengan tata panggung, sound system dan cahaya yang berkelas dunia, agar memberikan aksi panggung yang terbaik bagi penyuka musik di Soundrenaline. Tahun ini, beberapa band seperti Seringai, Dead Squad, Koil, Komunal, Burgerkill sangat antusias terlibat di Soundrenaline 2012. Tahun ini mereka diberi kesempatan berbagi panggung dengan kualitas yang tidak kalah dengan musisi papan atas Indonesia serta dihadirkan di kota-kota besar di Indonesia. Hal ini jadi komitmen Soundrenaline mendukung semua jenis musik berkualitas agar bangkit untuk berkarya di industri musik Indonesia."

Gugun blues shelter piala kemenangan




Grup band yang terbentuk sejak 2004, Gugun Blues Shelter menunjukkan piala kemenangannya pada kategori Album Rock Terbaik pada ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2012 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2012) malam. Jono sang basis yang hanya mengenakan setelan kaos hitam dan celana jeans meminta maaf karena pakaiannya yang kurang rapi. (Tribun Jakarta/Jeprima)

Reggae Indonesia





 Musik reggae Indonesia telah bangkit. Hal ini ditandai munculnya musisi-musisi reggae yang ikut meramaikan industri musik Indonesia yang dari jaman ke jaman powered by Pop music. Banyaknya media-media yang mengangkat tema tentang perkembangan musik reggae di Indonesia belakangan ini juga merupakan sebuah indikasi “the uprising of Indonesia reggae music” telah dimulai. Kita mengenal Mas Tony Q Rastafara, Steven and Coconut Trees, Souljah, Ras Muhammad, Pasukan Lima Jari, UpRising, Gangstarasta, Joni Agung and Double T sebagai “reggae musicians” yang turut meramaikan jagad musik reggae tanah air. Kabar gembira buat kita semua karena kita tidak lagi harus susah payah untuk bisa mendengarkan sebuah alunan musik reggae. Sekarang sudah banyak radio station yang sesekali memutarkan musik reggaa, bahkan berkali-kali. :) 

Tahun 2003 kita gempar dengan musik Punk, Melodic (atau Mellowdic?) yang ditandai dengan “hijrah” nya Superman Is Dead ke Sony BMG recods juga Endank Soekamti yang makin Enndaaang… kemudian setahun berikutnya kita gempar dengan musik “New Wave” ala The Upstair dan dengan mudah menemukan anak2 Putih ABu-abu (baca: SMA) dan Biru Putih (baca: SMP) berdandan seperti Jimmy The Upstairs, lalu distorsi gitar dengan sound 70′an menandai booming-nya musik Rock N Roll and Garage. Sayangnya kita lebih banyak disuguhi penampilan-penampilan “flashback” tanpa sedikit mengurangi rasa apresiasi terhadap musik mereka dan juga tidak bermaksud mengatakan kreativitas mereka mundur ke belakang namun gw lebih bangga jika muncul The Donnas – The Donnas Indonesia. Jreng-jreng…
Kembali pada judul pembahasan, gw berharap ini akan jadi sebuah “signal” bagi para major labels untuk lebih mengapresiasi musik reggae. Untuk lebih meng-komersial-kan – tanpa membuat si artis jadi “sapi perahan”, budak kapitalis. Kita semua (khususnya reggae lovers) tentu ingin menyaksikan musisi-musisi reggae tanah air bisa on air di station TV swasta, muncul dalam acara2 komersil, acara-acara live music, jadi guest di acara2 MTV, dapet tempat di program2 MTV “tanpa menganggap musik Pop yang selama ini banyak mendominasi acara-acara TV sbg musik yang membosankan”.
Marilah kita rayakan kebangkitan musik reggae tanah air dengan menyanyi bersama-sama;
Mentari Pagi beri salam lagi
Suara burung kusambut hari berganti
Bob Marley masih bernyanyi
Don’t worry… uuu..yeeeeaaaccchhhh
Jalani semua dengan apa adanya
Biarlah waktu bicara bawa takdirnya
Yuk.. kita lapangkan dada
Don’t worry… uuu..yeeeeaaaccchhhh
Buatlah hidup ini semudah mungkin
Gak perlu disesali bikin saja happy
Mengalir nikmati jangan beban dihati
yuk kita nyanyi bersama….
Don’t worry… uuuuyeeeeeaaaccchhhhh
Don’t worry… uuuuyeeeeeaaaccchhhhh
*Tony Q – Don’t Worry

Berita Duka :

Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tronton
More Sharing Services

INILAH.COM, Jakarta - Seorang pengendara motor tewas terlindas truk tronton di Jalan Raya Padjajaran, Pamulang, pada Selasa (2/10/2012) dini hari. Korban tewas setelah tidak mampu mengendalikan sepeda motornya, hingga akhirnya terjatuh dan terlindas.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Laka Lantas) Polres Jakarta Selatan, AKP Sigit Purwanto mengatakan, korban yang diketahui bernama Lukman Hakim, tewas dilokasi kejadian di Jalan Raya Padjajaran, Pamulang, tepatnya di depan Kampus Universitas Pamulang, sekitar pukul 01.00 WIB.

Ia mengatakan, kejadian berawal saat Lukman yang mengendarai sepeda motor Honda Revo B 6111 NUZ melintas di jalan itu, namun saat mengemudi korban hilang kendali sehingga terjatuh dan menabrak truk tronton yang dikemudikan oleh Heriansah (32). "Lukman itu mengemudikan terlalu ke kanan, akhirnya korban hilang kendali hingga terjatuh dan menabrak bagian ban belakang sebelah kanan truk tronton," ucapnya.

Sigit melanjutkan, saat itu Heriansah mengemudikan mobil truknya dari arah Pamulang menuju Ciputat di Jalan Raya Padjajaran. Tepat sebelum bunderan kampus Unpam tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai oleh Lukman melintas terlalu ke kanan, akhirnya korban terjatuh dan terlindas ban bagian belakang mobil tronton tersebut.

"Awalnya Heriansah berjalan dari utara ke selatan di Jalan Raya Padjajaran. Tiba-tiba saja dari arah berlawanan sepeda motor melintas tepat sebelum bunderan Unpam, akhirnya terjatuh dan tewas seketika," katanya.

Setelah itu, korban lansung dibawa ke RS Fatwamati untuk dilakukan visum oleh petugas Kepolisian yang datang ke lokasi kejadian. Kini kasusnya ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Jakarta Selatan.[bay]

Hacker Indonesia Tembus Halaman Admin Facebook


Tentu kalau mendengar berita soal account profile teman kita yang di hack, itu hal yang biasa. Tapi kali ini ada hal yang jauh lebih luar biasa.
Luar biasa karena kali ini yang dihack adalah halaman Administrator Facebook langsung! Halaman dimana setiap settings/pengaturan terkait layanan Facebook ini dilakukan.
Dan, luar biasa yang kedua adalah bahwa yang melakukan itu semua ternyata seorang Indonesia (!) berinisial Bi4kkob4r. Kalau kita telusuri melalui mbah Google, maka akan kita dapati situsnya beralamatkan di http://bi4kkob4r.net/
Dan luar biasa yang ketiga, adalah bahwa ternyata Bi4kkob4r ini bukanlah gambaran sosok hacker yang mengerikan seperti yang banyak digambarkan oleh kebanyakan orang yang diimajinasikan sebagai kelompok perusak, pencuri, dan segudang cap negatif lainnya (walau sebenarnya ciri-ciri seperti itu lebih tepat disandangkan untuk para cracker dan bukan hacker). Bi4kkobar ini hanya menunjukkan bahwa ia mampu menembus sistem keamanan situs Facebook tanpa melakukan pengubahan apapun terhadap situs tersebut.
Untuk itulah kemudian ia mendapatkan reward dari pihak Facebook uang sebesar $2.000. Ini screenshot bayaran yang diterimanya via paypal:
paypal
Nah, siapa bilang anak-anak bangsa Indonesia tidak bisa tampil unjuk gigi dalam bidang networking security di tingkat dunia? Dan semoga sikap Bi4kkob4r ini juga bisa diteladani oleh hacker-hacker (culun) Indonesia lainnya agar tidak cuma bisa merusak account Facebook orang lain yang cuma akan mendapatkan sumpah serapah. Brkreeaasiiii lahhh anakkk bangsaaaaaaaaaa semangaaaatttt he

Bogor rastafara peace love Indonesia


Lepas dari perawatan rambut, secara alami rambut akan menyatu bersama membentuk knot dan kusut atau disebut dreadlocks. Dreadlock merupakan fenomena universal. Spiritualist dari semua kepercayaan dengan latar belakangnya memasukan kedalam jalur ajarannya dengan tidak memperdulikan penampilan fisik dari individu penganut kepercayaan tersebut. Para pendatang terkadang tidak menyisir dan memotong rambutnya atau bahkan sebaliknya dengan menutup rambutnya. Disinilah bagaimana dreadlocks lahir.

Orang Nazaret adalah masyarakat yang paling mengerti dalam mengembangkan dreadlocks. Di timur, Yogis, Gyanis dan Tapasvis dari semua sekte adalah pembawa dreadlocks yang terkenal.

Dreadlocks kemudian secara universal merupakan simbol spiritual dengan pengertian bahwa penampilan fisik tidak penting. Dreadlocks tidak hanya sekedar simbol pernyataan yang tidak memperdulikan penampilan fisik individu. Tradisi orang barat dan timur percaya bahwa energi jasmani, mental dan spiritual keluar melalui bagian atas tubuh kita, melalui kepala dan rambut; yang dapat menjaga seseorang menjadi lebih kuat dan sehat.
Contoh dari tradisi masyarakat barat adalah cerita kitab suci “Samson” yang tak terkalahkan, namun ketika Delilah memotong “7 locks” dari rambutnya, pada akhirnya Samson dapat terkalahkan. Pada cerita India klasik, para pelajar rohani spiritual yang dengan kepercayaannya pada kitab suci injil, mereka menjadikan dreadlocks sebagai pemecah kesombongan dari penampilan fisik antar mereka dan menolong mereka dalam perkembangan kekuatan jasmani, mental dan spiritual.
Ketika dunia masuk kedalam era industri, dreadlocks sudah dapat dilihat dimana-mana selain India . Pada abad ke 20, pergerakan sosial-agama bermulai di Harlem New York oleh Marcus Garvey, menemukan antusiasisme dreadlocks diantara populasi masyarakat negro di Jamaica . Group ini mengambil pengaruh dari 3 sumber utama, yaitu: Perjanjian Lama dan Baru dari Alkitab, Budaya Suku Afrika dan Budaya Hindu yang dapat menembus serangan budaya di Hindia barat.
Pengikut dreadlocks menyebut diri mereka “Dreads”, menandakan mereka mempunyai dread, takut dan respek kepada Tuhan. Dengan referensi yang berasal dari agama Hindu dan Kristen. Rambut “dread” yang tumbuh matted locks (kusut dan terbentuk knot) kemudian oleh masyarakat dunia disebut “Dreadlocks” – model rambut para dread.
Perkembangan selanjutnya, para dread lebih fokus kepada Kaisar Ethiopia Ras Tafari, Haile Selassie dan melalui dialah muncul penganut rastafari, “Rastafarians” . Di awal 1900-an, dreadlocks diambil alih oleh penganut rastafari sebagai tambahan terhadap fungsi asli agama dan arti pentingnya spiritual sebagai simbol potensi sosial yang baik. Saat ini dreadlocks merupakan hal yang sungguh-sungguh spiritual, natural dan supernatural power dan sebagai pernyataan anti kekerasan, keselarasan, kebersamaan dan dapat saling bersosialisasi serta solidaritas antar sesama tanpa menekan minoritas.
Selain Bob Marley dan Jamaika, rambut gimbal atau lazim disebut “dreadlocks” menjadi titik perhatian dalam fenomena reggae. Saat ini dreadlock selalu diidentikkan dengan musik reggae, sehingga secara kaprah orang menganggap bahwa para pemusik reggae yang melahirkan gaya rambut bersilang-belit (locks) itu. Padahal jauh sebelum menjadi gaya , rambut gimbal telah menyusuri sejarah panjang.
Konon, rambut gimbal sudah dikenal sejak tahun 2500 SM. Sosok Tutankhamen, seorang fir’aun dari masa Mesir Kuno, digambarkan memelihara rambut gimbal. Demikian juga Dewa Shiwa dalam agama Hindu. Secara kultural, sejak beratus tahun yang lalu banyak suku asli di Afrika , Australia dan New Guinea yang dikenal dengan rambut gimbalnya. Di daerah Dieng, Wonosobo hingga kini masih tersisa adat memelihara rambut gimbal para balita sebagai ungkapan spiritualitas tradisional.
Membiarkan rambut tumbuh memanjang tanpa perawatan, sehingga akhirnya saling membelit membentuk gimbal, memang telah menjadi bagian praktek gerakan-gerakan spiritualitas di kebudayaan Barat maupun Timur. Kaum Nazarit di Barat, dan para penganut Yogi, Gyani dan Tapasvi dari segala sekte di India, memiliki rambut gimbal yang dimaksudkan sebagai pengingkaran pada penampilan fisik yang fana, menjadi bagian dari jalan spiritual yang mereka tempuh. Selain itu ada kepercayaan bahwa rambut gimbal membantu meningkatkan daya tahan tubuh, kekuatan mental-spiritual dan supernatural. Keyakinan tersebut dilatari kepercayaan bahwa energi mental dan spiritual manusia keluar melalui ubun-ubun dan rambut, sehingga ketika rambut terkunci belitan maka energi itu akan tertahan dalam tubuh.
Seiring dimulainya masa industrial pada abad ke-19, rambut gimbal mulai sulit diketemukan di daerah Barat. Sampai ketika pada tahun 1914 Marcus Garvey memperkenalkan gerakan religi dan penyadaran identitas kulit hitam lewat UNIA, aspek spiritualitas rambut gimbal dalam agama Hindu dan kaum tribal Afrika diadopsi oleh pengikut gerakan ini. Mereka menyebut diri sebagai kaum “Dread” untuk menyatakan bahwa mereka memiliki rasa gentar dan hormat (dread) pada Tuhan. Rambut gimbal para Dread iniah yang memunculkan istilah dreadlocks—tatanan rambut para Dread. Saat Rastafarianisme menjadi religi yang dikukuhi kelompok ini pada tahun 1930-an, dreadlocks juga menjelma menjadi simbolisasi sosial Rasta (pengikut ajaran Rastafari).
Simbolisasi ini kental terlihat ketika pada tahun 1930-an Jamaika mengalami gejolak sosial dan politik. Kelompok Rasta merasa tidak puas dengan kondisi sosial dan pemerintah yang ada, lantas membentuk masyarakat tersendiri yang tinggal di tenda-tenda yang didirikan diantara semak belukar. Mereka memiliki tatanan nilai dan praktek keagamaan tersendiri, termasuk memelihara rambut gimbal. Dreadlocks juga mereka praktekkan sebagai pembeda dari para “baldhead” (sebutan untuk orang kulit putih berambut pirang), yang mereka golongkan sebagai kaum Babylon —istilah untuk penguasa penindas. Pertengahan tahun 1960-an perkemahan kelompok Rasta ditutup dan mereka dipindahkan ke daerah Kingston , seperti di kota Trench Town dan Greenwich, tempat dimana musik reggae lahir pada tahun 1968.
Ketika musik reggae memasuki arus besar musik dunia pada akhir tahun 1970-an, tak pelak lagi sosok Bob Marley dan rambut gimbalnya menjadi ikon baru yang dipuja-puja. Dreadlock dengan segera menjadi sebuah trend baru dalam tata rambut dan cenderung lepas dari nilai spiritualitasnya. Apalagi ketika pada tahun 1990-an, dreadlocks mewarnai penampilan para musisi rock dan menjadi bagian dari fashion dunia. Dreadlock yang biasanya membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk terbentuk, sejak saat itu bisa dibuat oleh salon-salon rambut hanya dalam lima jam! Aneka gaya dreadlock pun ditawarkan, termasuk rambut aneka warna dan “dread perms” alias gaya dreadlock yang permanen.
Meski cenderung lebih identik dengan fashion, secara mendasar dreadlock tetap menjadi bentuk ungkap semangat anti kekerasan, anti kemapanan dan solidaritas untuk kalangan minoritas tertindas.